Sabtu, 19 Maret 2016

PETERNAKAN AYAM BROILER

SELUK-BELUK PETERNAKAN



Bambang Suratno, pria kelahiran tahun 1977 adalah seorang peternak ayam pedaging. Dia memulai pekerjaan ini sejak tahun 2001. Pada awalnya, dia melihat kandang ayam milik pamannya yang kosong, tidak digunakan. Dan karena pada saat itu dia belum memiliki pekerjaan maka kemudian dia berinisiatif untuk mencoba menjadi seorang peternak ayam.
Kandang ayam milik pamannya itu berada di desa Karanggintung.
Dia memilih beternak ayam melalui kemitraan, yaitu dia hanya bertugas merawat dan membesarkan ayam, sedangkan bibit ayam, obat, dan pakan ayam diperoleh dari mitra (PT).

KEMITRAAN AYAM

 

Beberapa pilihan kemitraan ayam :

1.    Harga kontrak/garansi, pemeliharaan ayam berdasarkan kontrak yang ditawarkan oleh perusahaan ini. Harga sapronak (DOC, Pakan) sudah tertera dalam perjanjian kontrak. Peternak akan memperoleh sisa hasil usaha dari perhitungan penjualan ayam dikurangi biaya-biaya yang diberikan oleh pihak inti. Selain itu juga peternak bisa mendapatkan tambahan dari insentif performa produksi.
2.    Maklun/upah kerja, peternak akan mendapatkan hasil usaha dari perhitungan biaya upah kerja per ekor DOC, hasil lain dari insentif performa.
3.    Semi kemitraan, harga sapronak sudah disepakati, namun untuk harga jual ayam pada saat panen disesuaikan dengan kondisi pasar.

Beberapa keuntungan dan kerugian kemitraan :

Keuntungan :

*      Modal relative kecil, tugas peternakan menyediakan kandang, tenaga kerja dan pemeliharaan secara maksimal.
*      Keuntungan bisa diprediksi dari masa awal pemeliharaan, hal ini dikarenakan harga sapronak dan harga jual ayam saat panen sudah diketahui dari awal.
*      Resiko usaha kecil, jika terjadi kerugian, kerugian peternak tidak sebesar jika beternak secara mandiri.
*      Bantuan manajemen pemeliharaan, pihak inti secara rutin mengadakan pendampingan melalui bagian lapangan untuk mendampingi peternak suapay hasil ternaknya optimal.
*      Bantuan operasional, pada beberapa perusahaan inti, ada yang memberikan uang untuk operasional pada saat pemeliharaan.
*      Insentif performa, insentif diberikan kepada peternak yang bisa memperoleh indeks performa (IP) yang bagus rata-rata >270, selain itu juga ada bonus FCR dan bonus rendahnya kematian, serata bonus selisih harga pasar, jika pada saat panen harga jual ayam lebih tinggi dari harga kontrak, namun hal ini sangat tergantung pada transparansi pihak perusahaan inti.


Kerugian :


*      Keuntungan peternak ditetukan oleh perusahaan inti.

*      Pembayaran sisa hasil usaha yang lambat.
*      Penentuan waktu panen lebih ditentukan oleh perusahaan inti.

*      Dikendalikan oleh inti, sehingga peternak sekedar menjadi ”kuli kaya”.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan bermitra dengan perusahaan inti kemitraan:


1.    Cari informasi sebanyak mungkin tentang perusahaan kemitraan di daerah tersebut.
2.    Usahakan terlebih dahulu ketahui penggunaan sapronak (Pakan, DOC).
3.    Kualitas dan kontinuitas sapronak, hal ini berkaitan dengan hasil usaha.
4.    Usahakan dapatkan brosur (penawaran) harga kontrak, untuk selanjutnya di hitung dan dibandingkan antar perusahaan inti.
5.    Pertimbangkan waktu panen (umur dan jarak antar panen).
6.    Pertimbangkan waktu pembayaran sisa usaha (jika untung), dan sistem pembayaran utang (jika rugi).
7.    Pelayanan pada masa sebelum, pada saat dan setelah selesai masa pemeliharaan dan dari perusahaan inti.

Pertama kali dia memulai beternak ayam, tentu saja memilih memelihara bibit ayam dalam jumlah sedikit, yaitu 1000 ekor ayam. Pada kandang ayam milik pamannya yang memiliki kapasitas 800-900 ekor ayam. Kandang ayam yang digunakan adalah kandang ayam model panggung.

KANDANG PANGGUNG


Jenis kandang ini umumnya dibangun di dataran rendah atau kawasan yang bawahnya basah (kolam ikan dan sawah). Istilah penyebutannya adalah longyam (balong ayam). 

Karena dibangun di dataran rendah, kandang panggung untuk budi daya ayam memiliki sirkulasi udara yang lebih baik. Udara bisa masuk melalui samping dan bawah. Sehingga temperatur di dalam kandang bisa disesuaikan. Ternak ayam kampung pun bisa merasa nyaman berada di dalamnya. 

Lantai jenis kandang ini umumnya terbuka (sistem slat), yang terbuat dari bambu atau kayu reng dengan kerenggangan 2,5 cm. Tujuannya memudahkan udara masuk dari sela-sela lantai. 
Untuk air minum masih menggunakan sistem manual (galon biasa) yang mengharuskan dia selalu mengawasi persediaan air dalam galon biasa.
Cara pemberian makan berdasarkan waktu pemberiannya dibagi menjadi beberapa, contoh :
*      Pagi, siang, sore/ malam dan
*      Pagi, sore

Tetapi dia memilih cara pagi, sore karena menurut dia tidak begitu menghabiskan waktu untuk bolak-balik ke kandang.

Untuk merawat ayam diperlukan kesadaran yang luar biasa karena untuk merawat ayam tidak semudah yang kita bayangkan.

Namun setelah tahun 2006, peternakan ayam tersebut mengalami kemajuan terbukti dengan dibangunnya kandang sehingga kapasitas tampungnya menjadi 3000 ekor ayam. Selain membangun kandang, sistem pemberian air minum juga sudah otomatis, sehingga lebih efisien.

TEMPAT MINUM OTOMATIS

Nipple drinker merupakan tempat minum modern saat ini yang memiliki sistem otomatis atau sistem tertutup. Tempat minum ini bisa digunakan sejak ayam umur muda (DOC) hingga dewasa. Tak jarang, untuk mendapatkan performa ayam yang optimal, peternak dianjurkan menggunakan tempat minum jenis ini. Kontaminasi air pada tempat minum nipple jauh lebih rendah dibandingkan tempat minum manual maupun semi otomatis, sehingga air tetap segar dan higienis. Pemborosan air juga berkurang dan tenaga kerja yang dibutuhkan lebih sedikit.
Selain itu, tempat minum nipple memberi keuntungan berupa tidak perlunya pembersihan tempat minum setiap hari. Namun dari sisi kelemahan, tentu saja biaya pembelian dan instalasinya cukup tinggi. Pembersihannya pun tergolong sulit karena memerlukan teknik flushing yang rutin minimal seminggu sekali.
Jika anda tertarik untuk beternak ayam broiler anda dapat belajar untuk beternak ayam broiler dalam sekala kecil.

 BETERNAK AYAM BROILER



Ayam Pedaging (Broiler) adalah ayam ras yang mampu tumbuh cepat sehingga dapat menghasilkan daging dalam waktu relatif singkat (5-7 minggu). Broiler mempunyai peranan yang penting sebagai sumber protein hewani asal ternak. Jika anda tertarik untuk beternak ayam broiler, anda dapat mencobanya dengan memelihara beberapa ayam.

Bibit yang baik :


Bibit yang baik mempunyai ciri : sehat dan aktif bergerak, tubuh gemuk (bentuk tubuh bulat), bulu bersih dan kelihatan mengkilat, hidung bersih, mata tajam dan bersih serta lubang kotoran (anus) bersih.

Kondisi teknis yang ideal :


1.    Lokasi kandang
Kandang ideal terletak di daerah yang jauh dari pemukiman penduduk, mudah dicapai sarana transportasi, terdapat sumber air, arahnya membujur dari timur ke barat.
2.    Pergantian udara dalam kandang
Ayam bernapas membutuhkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Supaya kebutuhan oksigen selalu terpenuhi, ventilasi kandang harus baik.
3.    Kemudahan mendapatkan sarana produksi
Lokasi kandang sebaiknya dekat dengan toko sarana peternakan.
4.    Suhu udara dalam kandang
Suhu ideal kandang sesuai umur adalah :

Umur (hari)
Suhu (°C)
01 - 07 hari
34 - 32
08 - 14 hari
29 - 27
15 - 21 hari
26 - 25
22 - 28 hari
24 - 23
29 - 35 hari
23 - 21

Analisa Perhitungan Modal Awal Menjalankan Usaha Ternak Ayam Broiler


MODAL TETAP & TIDAK TETAP
5 BUAH KANDANG AYAM UKURAN 3 X 3 M
 Rp     300.000,00
10 BUAH TEMPAT MINUM AYAM
 Rp       60.000,00
10 BUAH TEMPAT MAKAN AYAM
 Rp       40.000,00
4 BUAH LAMPU PENERANG
 Rp       20.000,00
200 EKOR ANAK AYAM
 Rp     100.000,00
5 KARUNG KONSENTRAT (BR)
 Rp     625.000,00
OBAT-OBATAN
 Rp     100.000,00
BIAYA LISTRIK
 Rp       25.000,00
TOTAL MODAL
 Rp  1.270.000,00


TIPS SUKSES BERTERNAK AYAM BROILER UNTUK PEMULA

Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa anda coba dalam beternak ayam potong yang benar :
*      Membuat kandang yang ideal bisa menyesuaikan pencahayaan matahari masuk dan kebutuhan angin ayam potong. Serta juga harus juga dijaga suhu ruangan ayam agar selalu tetap hangat, suhu berperan penting agar ayam potong dapat bertahan hidup.
*      Perhatikan juga kemudahan sumber daya listrik dan sumber airnya.
*      Jika kandang sudah jadi dan siap untuk digunakan maka pasang peralatan untuk menyambut DOC ayam potong, yang utama seperti penghangat, sekat dan liter. Siapkan juga peralatan makan dan minumnya.
*      Dalam waktu 14 hari pertama anda harus memberikan perhatian ekstra intensif pada ayam-ayam tersebut, karena masa ini sangat penting untuk kesuksesan usaha anda. Perhatikan juga suhu ruangan dalam waktu 14 hari pertama ini, jika anak ayam banyak yang bergerombol itu berarti suhu ruangan kurang hangat, tapi jika sudah mulai menyebar berarti suhunya pas namun juga jangan sampai terlalu panas.
*      Lakukan vaksinasi pada ayam potong tersebut tepat pada hari ke-7, ke-14 dan ke-21.
*      Setelah melewati masa 14 hari pertama maka selanjutnya akan lebih mudah karena kita hanya perlu mengontrolnya sehari 2 kali saja untuk melihat kebutuhan pakannya saja, hal ini terus dilakukan hingga masa panen tiba.
*      Pemberian antibiotik dan vitamin pada minuman ayam diberikan mulai hari ke-5 hingga hari ke-10 sebelum masa panen. Khusus vitamin dapat diberi hingga masa panen.






REFERENSI :
http://toni-komara.blogspot.co.id/2008/09/kemitraan-ayam.html
http://ayamkampungasli88.blogspot.co.id/2014/12/kandang-ideal-untuk-budidaya-ayam.html
https://info.medion.co.id/index.php/component/content/article/1-tata-laksana/1376-memilih-tempat-minum-untuk-ayam
http://www.produknaturalnusantara.com/panduan-teknis-budidaya-peternakan/panduan-cara-budidaya-ayam-pedaging-broiler/
http://peluangusahasampingan99.blogspot.com/2015/01/tips-sukses-usaha-berternak-ayam-potong-pemula.html