SELUK-BELUK PETERNAKAN
Bambang Suratno, pria kelahiran tahun 1977 adalah seorang peternak
ayam pedaging. Dia memulai pekerjaan ini sejak tahun 2001. Pada awalnya, dia
melihat kandang ayam milik pamannya yang kosong, tidak digunakan. Dan karena
pada saat itu dia belum memiliki pekerjaan maka kemudian dia berinisiatif untuk
mencoba menjadi seorang peternak ayam.
Kandang ayam milik pamannya itu berada di desa Karanggintung.
Dia memilih beternak ayam melalui kemitraan, yaitu dia hanya
bertugas merawat dan membesarkan ayam, sedangkan bibit ayam, obat, dan pakan
ayam diperoleh dari mitra (PT).
KEMITRAAN AYAM
Beberapa pilihan kemitraan ayam :
1. Harga
kontrak/garansi, pemeliharaan ayam berdasarkan kontrak yang ditawarkan oleh
perusahaan ini. Harga sapronak (DOC, Pakan) sudah tertera dalam perjanjian
kontrak. Peternak akan memperoleh sisa hasil usaha dari perhitungan penjualan
ayam dikurangi biaya-biaya yang diberikan oleh pihak inti. Selain itu juga
peternak bisa mendapatkan tambahan dari insentif performa produksi.
2. Maklun/upah
kerja, peternak akan mendapatkan hasil usaha dari perhitungan biaya upah kerja
per ekor DOC, hasil lain dari insentif performa.
3. Semi
kemitraan, harga sapronak sudah disepakati, namun untuk harga jual ayam pada
saat panen disesuaikan dengan kondisi pasar.
Beberapa keuntungan dan kerugian kemitraan :
Keuntungan :
Kerugian :
Keuntungan peternak ditetukan oleh perusahaan inti.
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan bermitra dengan
perusahaan inti kemitraan:
1. Cari
informasi sebanyak mungkin tentang perusahaan kemitraan di daerah tersebut.
2. Usahakan
terlebih dahulu ketahui penggunaan sapronak (Pakan, DOC).
3. Kualitas
dan kontinuitas sapronak, hal ini berkaitan dengan hasil usaha.
4. Usahakan
dapatkan brosur (penawaran) harga kontrak, untuk selanjutnya di hitung dan
dibandingkan antar perusahaan inti.
5. Pertimbangkan
waktu panen (umur dan jarak antar panen).
6. Pertimbangkan
waktu pembayaran sisa usaha (jika untung), dan sistem pembayaran utang (jika
rugi).
7.
Pelayanan pada masa sebelum, pada saat dan
setelah selesai masa pemeliharaan dan dari perusahaan inti.
Pertama kali dia memulai beternak ayam, tentu saja memilih
memelihara bibit ayam dalam jumlah sedikit, yaitu 1000 ekor ayam. Pada kandang
ayam milik pamannya yang memiliki kapasitas 800-900 ekor ayam. Kandang ayam
yang digunakan adalah kandang ayam model panggung.
KANDANG PANGGUNG
Jenis kandang ini umumnya dibangun di dataran
rendah atau kawasan yang bawahnya basah (kolam ikan dan sawah). Istilah
penyebutannya adalah longyam (balong ayam).
Karena dibangun di dataran rendah, kandang panggung untuk budi daya ayam memiliki sirkulasi udara yang lebih baik. Udara bisa masuk melalui samping dan bawah. Sehingga temperatur di dalam kandang bisa disesuaikan. Ternak ayam kampung pun bisa merasa nyaman berada di dalamnya.
Karena dibangun di dataran rendah, kandang panggung untuk budi daya ayam memiliki sirkulasi udara yang lebih baik. Udara bisa masuk melalui samping dan bawah. Sehingga temperatur di dalam kandang bisa disesuaikan. Ternak ayam kampung pun bisa merasa nyaman berada di dalamnya.
Lantai jenis kandang ini umumnya terbuka (sistem slat), yang terbuat dari bambu atau kayu reng dengan kerenggangan 2,5 cm. Tujuannya memudahkan udara masuk dari sela-sela lantai.
Untuk air minum masih menggunakan sistem manual (galon biasa) yang
mengharuskan dia selalu mengawasi persediaan air dalam galon biasa.
Cara pemberian makan berdasarkan waktu pemberiannya dibagi menjadi
beberapa, contoh :
Tetapi dia memilih cara pagi,
sore karena menurut dia tidak begitu menghabiskan waktu untuk bolak-balik ke
kandang.
Untuk merawat ayam diperlukan
kesadaran yang luar biasa karena untuk merawat ayam tidak semudah yang kita
bayangkan.
Namun setelah tahun 2006, peternakan
ayam tersebut mengalami kemajuan terbukti dengan dibangunnya kandang sehingga
kapasitas tampungnya menjadi 3000 ekor ayam. Selain membangun kandang, sistem
pemberian air minum juga sudah otomatis, sehingga lebih efisien.
TEMPAT MINUM OTOMATIS
Nipple drinker merupakan tempat minum modern saat ini yang
memiliki sistem otomatis atau sistem tertutup. Tempat minum ini bisa digunakan
sejak ayam umur muda (DOC) hingga dewasa. Tak jarang, untuk mendapatkan
performa ayam yang optimal, peternak dianjurkan menggunakan tempat minum jenis
ini. Kontaminasi air pada tempat minum nipple jauh lebih rendah
dibandingkan tempat minum manual maupun semi otomatis, sehingga air tetap segar
dan higienis. Pemborosan air juga berkurang dan tenaga kerja yang dibutuhkan
lebih sedikit.
Selain itu, tempat minum nipple memberi
keuntungan berupa tidak perlunya pembersihan tempat minum setiap hari. Namun
dari sisi kelemahan, tentu saja biaya pembelian dan instalasinya cukup tinggi.
Pembersihannya pun tergolong sulit karena memerlukan teknik flushing
yang rutin minimal seminggu sekali.
Jika anda tertarik untuk beternak ayam broiler
anda dapat belajar untuk beternak ayam broiler dalam sekala kecil.
BETERNAK
AYAM BROILER
Ayam Pedaging (Broiler)
adalah ayam ras yang mampu tumbuh cepat sehingga dapat menghasilkan daging
dalam waktu relatif singkat (5-7 minggu). Broiler mempunyai peranan yang
penting sebagai sumber protein hewani asal ternak. Jika anda tertarik untuk
beternak ayam broiler, anda dapat mencobanya dengan memelihara beberapa ayam.
Bibit yang baik :
Bibit yang baik mempunyai
ciri : sehat dan aktif bergerak, tubuh gemuk (bentuk tubuh bulat), bulu bersih
dan kelihatan mengkilat, hidung bersih, mata tajam dan bersih serta lubang
kotoran (anus) bersih.
Kondisi teknis yang ideal :
1. Lokasi kandang
Kandang ideal terletak di daerah yang
jauh dari pemukiman penduduk, mudah dicapai sarana transportasi, terdapat
sumber air, arahnya membujur dari timur ke barat.
2. Pergantian udara dalam kandang
Ayam bernapas membutuhkan oksigen dan
mengeluarkan karbondioksida. Supaya kebutuhan oksigen selalu terpenuhi,
ventilasi kandang harus baik.
3. Kemudahan mendapatkan sarana produksi
Lokasi kandang sebaiknya dekat dengan
toko sarana peternakan.
4. Suhu udara dalam kandang
Suhu ideal kandang sesuai umur adalah
:
|
Umur (hari)
|
Suhu (°C)
|
|
01 - 07 hari
|
34 - 32
|
|
08 - 14 hari
|
29 - 27
|
|
15 - 21 hari
|
26 - 25
|
|
22 - 28 hari
|
24 - 23
|
|
29 - 35 hari
|
23 - 21
|
Analisa Perhitungan Modal Awal Menjalankan Usaha Ternak Ayam Broiler
|
MODAL TETAP & TIDAK TETAP
|
|
|
5 BUAH KANDANG AYAM
UKURAN 3 X 3 M
|
Rp
300.000,00
|
|
10 BUAH TEMPAT MINUM
AYAM
|
Rp
60.000,00
|
|
10 BUAH TEMPAT MAKAN
AYAM
|
Rp
40.000,00
|
|
4 BUAH LAMPU PENERANG
|
Rp
20.000,00
|
|
200 EKOR ANAK AYAM
|
Rp
100.000,00
|
|
5 KARUNG KONSENTRAT
(BR)
|
Rp
625.000,00
|
|
OBAT-OBATAN
|
Rp
100.000,00
|
|
BIAYA LISTRIK
|
Rp
25.000,00
|
|
TOTAL MODAL
|
Rp
1.270.000,00
|
TIPS
SUKSES BERTERNAK AYAM BROILER UNTUK PEMULA
Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa anda coba
dalam beternak ayam potong yang benar :
|
REFERENSI :
http://toni-komara.blogspot.co.id/2008/09/kemitraan-ayam.html
http://ayamkampungasli88.blogspot.co.id/2014/12/kandang-ideal-untuk-budidaya-ayam.html
https://info.medion.co.id/index.php/component/content/article/1-tata-laksana/1376-memilih-tempat-minum-untuk-ayam
http://www.produknaturalnusantara.com/panduan-teknis-budidaya-peternakan/panduan-cara-budidaya-ayam-pedaging-broiler/
http://peluangusahasampingan99.blogspot.com/2015/01/tips-sukses-usaha-berternak-ayam-potong-pemula.html
|

